Minggu, 08 Mei 2011

Kamera Lubang Jarum/Kamera PinHole/Kamera Obscura


Sedikit ulasan mengenai sejarah Kamera Lubang Jarum/Kamera PinHole/Kamera Obscura

Kamera Obscura atau dikenal juga prinsip foto pertama kali ditemukan oleh Ibn Al-Haytham, ilmuan kelahiran Basra, Irak, dalam bukunya menyebut, Book of Optic, pemakaian lubang jarum dan lensa dalam dinding ruang gelap untuk memproyeksikan apa yang ada diluar ke dalam ruangan dengan gambar terbalik. Obscura sendiri dalam bahasa latin artinya ruang gelap. meski prinsip kamara telah ditemukan, namun hasilnya  tidak dapat dicetak seperti pada saat ini.

Perkembangan semakin berarti setelah Joseph Nicephore Niepce pada tahun 1814 mencoba mencetak pada sebuah lempengan pewter (logam lunak campuran) dengan bitumen semacam aspal. saat terkena cahaya bitumen akan mengeras, bagian yang tidak mengeras kemudian dilarutkan, bagian inilah yang kemudian menjadi cikal bakal foto. Ilmuan asal Prancis ini kemudian mengabadikan sebuah foto yang kabarnya sampai saat ini merupakan foto tertua didunia yang pernah diambil oleh manusia (Sumber foto: National Geographic Channel)


Joseph Nicephore Niepce, ia memotret foto ini pada tahun 1820

Nah?? apakah anda tertarik untuk membuat Kamera Lubang Jarum??
berikut ini adalah cara simpel untuk membuat KLJ dengan menggunakan kaleng rokok.

Alat-Alat:
1. Gunting
2. Bor/paku

Bahan-Bahan:
1. kaleng rokok lengkap dengan tutupnya
2. cat piloks hitam doff
3. kaleng minuman soda
4. amplas
5. jarum
6. lakban hitam

Cara pembuatan:
1. potonglah kaleng minuman soda tersebut kemudian gunting, ambil bagian datarnya kira-kira 3cm x 3cm
2. amplaslah bagian dua sisi potongan kaleng tersebut hingga memutih dan sangat halus, bahkan sampai potongan tersebut menipis, namun jangan sampai menimbulkan kebocoran pada sisi-sisinya karena terlalu tipis.
3. ambil kaleng rokok dan lubangi pada sisi tengahnya, anda bisa menggunakan paku, namun tingkat resiko bahwa kaleng akan remuk sangat tinggi oleh karena itu sebaiknya gunakan bor untuk melubangi tengah kaleng. 
4. ambil kaleng rokok dan cat lah bagian dalamnya, begitu pula dengan bagian dalam tutupnya. dengan cat piloks hitam doff
5. setelah cat dikaleng tersebut kering, mulailah membuat bagian pengaman anti cahaya untuk mengurangi resiko masuknya cahaya melalui tutup kaleng. caranya potong lakban dengan sebelumnya mengukur panjang sekeliling tutup kaleng, lipat dua dengan  menyisakan sedikit lemnya untuk di tempel pada tutup keleng. kemudian tempel lem tersebut pada sekeliling bagian atas kaleng, jangan lupa gunakan rasa anda agar tutup tetap bisa dengan baik menutup kaleng. hasilnya tutup kaleng akan terlihat panjang karena telah diberi pengaman anti cahaya dari lakban.
6. lubangi potongan kaleng yang telah di amplas dengan jarum tepat ditengahnya, jangan terlalu besar namun jangan terlalu kecil. kira-kira pas dengan tusukan jarum kecil. (terlalu besar akan menyebabkan foto anda selalu terbakar. dan terlalu kecil kabarnya dapat membuat foto anda semakin bagus dan tajam, namun kenyataannya ketika saya menggunakan lubang yang terlalu kecil, foto saya tidak pernah terbakar dengan sempurna. dikertas putih hanya terlihat bercak gambar saja) jika telah berhasil maka anda telah selesai mebuat bagian lensanya.

7.  tempellah lensa tersebut pada lubang kaleng. caranya dengan melakban sekeliling sisi pada lensa. posisi harus tepat, jangan sampai lubang diatas lensa tertutup oleh sudut dinding kaleng, sebab guna lubang pada lensa tadi berfungsi untuk menghantarkan cahaya masuk ke dalam ruangan kaleng.
8. buatlah shutternya, atau penutup lensa setelah anda selesai memotret. caranya masih menggunakan lakban hitam. buat sesimpel mungkin, dan tutup lubang tersebut.
9. langkah ke 9 ini boleh anda lakukan atau tidak, anda bisa menghiasi Kamera Lubang Jarum anda sesuai selera


Kamera Anda siap digunakan!!

cara penggunaan kamera ini, anda cukup meletakkan sebuah kertas foto didalamnya, namun peletakan foto harus dilakukan diruang gelap. pada ruangan gelap tidak boleh ada cahaya kecuali lampu merah itupun hanya dengan kapasitas 5watt. maksudnya agar kertas foto anda tidak terbakar terlebih dahulu. karena tidak dapat melihat kertas fotonya dengan baik, anda harus bisa membedakan bagian depan dan belakang pada kertas foto menggunakan indra peraba anda, sebab kita akan melukis dengan cahaya dibagian depan foto (yang permukaannya terasa halus dan terlihat berkilat).
setelah selesai meletakkan kertas foto, tutup dengan tutup kaleng. anda bisa keluar dari ruangan dan mulai memotret diluar ruangan. cara memotretpun membutuhkan kesabaran. arahkan kaleng berlensa (tempelan amplasan tersebut)  ke objek yang kita incar, kamera harus still, usahakan objek tidak bergerak agar dapat mengambil gambar tanpa hasil berbayang. buka shutternya selama 1-4 menit (tergantung besar lubangnya, makin besar lubang makin cepat waktu pembakaran) kemudian tutup kembali dengan shutter. bawa ke ruang gelap kemudian cuci.

diruang gelap saat anda melakukan pencucian foto, siapkan 4 wadah berisi
1. Developer
2. Stop Bath
3. Fixer
4. Air
masukkan foto ke dalam larutan-larutan tersebut secara urut, pada larutan Developer selama 2,5 menit, Stop Bath kurang lebih 1 menit, dan Fixer 2 menit. kemudian masukkan kedalam wadah berisi air untuk pencucian akhir. kemudian keringkan.
tahap yang paling menentukan sebenarnya berada pada tahap Developer, disana akan terjadi pembentukan gambar diatas kertas, namun jangan terlalu lama memasukkan foto ke dalam larutan ini karena akan menimbulakan bercak aneh atau warna agak kecoklatan yang muncul pada sisi-sisi foto.

Hasil-hasil foto yang saya dapat menggunakan KLJ saya:






Tidak ada komentar:

Posting Komentar