Selasa, 26 April 2011

Urutan tahap dalam pembuatan Skenario

Ketika anda memutuskan sebuah tema atau ide dikepala anda, maka selanjutnya anda akan dihadapkan pada urutan-urutan untuk mencapai pada tahap pembuatan Skenario.

hal yang harus anda lakukan dalam pembuatan Skenario:
1. Tentukan Ide dan Tema
    ketika memikirkan konsep film seperti apa yang anda akan buat, anda bisa memulai nya dengan memikirkan tema terlebih dahulu atau ide terlebih dahulu. namun pada urutan penulisan didalam Skenario, anda harus menuliskan Ide terlibih dahulu, baru kemudian tema.
Apa itu Ide?
ide adalah sebuah kalimat perenungan yang ingin disampaikan pembuat film kepada penonton.
Apa itu Tema?
Tema adalah kalimat singkat yang menjelaskan isi cerita dan harus memiliki dua unsur penting, yaitu Protagonis dan Aksi.
2. Basic Story
     pada tahap ini anda menuliskan garis besar cerita secara ringkas. pada basic story anda sudah harus menuliskan yang memuat beberapa hal penting secara garis besarnya:
          a.latar
          b.tokoh protagonis dan karakter utama lainnya
          c.permasalahan utama
          d.hambatan-hambatan, antagonis, atau garis besar konflik utama
          e.deskripsi ringkas tentang penyelesaian plot
          f.penyelesaian
3. Sinopsis
     Merupakan pengembangan dari basic story,berupa rangkuman materi-materi carita. beberapa hal yang harus jelas didalam Sinopsis:
          a.tempat maupun waktu kejadian
          b.tokoh-tokoh dan karakterisasinya, termasuk pokok pembicaraan
          c.ketergangguan, motif, kehendak dan tujuan masing-masing tokoh
          d.hambatan dan penyelesaian
          e.plot (utama atau sub plot)
4. Treatment
     Ringkasan detail dari struktur (termasuk deskripsi karakter, deskripsi scene, aksi, garis besar dialog, bila dianggap esensial bisa dibubuhi angel kamera atau type of shot).
5. Skenario
     Nah.. ini adalah tahapan yang paling ditunggu-tunggu, pembuatan pedoman yang sangat penting bagi para pembuat film. sedikit contoh mengenai tulisan dalam Skenario:

Skenario
Kutilang Telah Terbang

1.    EXT. PERKEBUNAN SAWIT - PAGI
       SUKIMIN seorang pria tua. berjalan sambil terus memandang ke sekeliling kebun miliknya yang subur, Ia memperhatikan semua pekerjanya yang terus bekerja memetik sawit. Sukimin melanjutkan perjalananya terus menelusuri kebunnya. Ia kemudian menghentikan langkahnya ketika melihat seorang anak lelaki bersembunyi dibalik sebuah pohon sawit.

Sabtu, 16 April 2011

The Greeat Queen Seondeok

Director: Park Hong Kyun & Kim Geun Hong (김근홍)
Screenwriter: Kim Young Hyun & Park Sang Yun (박상연)
Tahun rilis: 2009

Drama Asia Seri yang menurut saya paling Baik          
Drama seri ini adalah drama Asia yang sampai saat ini masih menjadi urutan pertama dihati saya (yang ke dua Jewel in the Palace). Tanya kenapa?
Sewaktu saya SMA saya menonton drama ini dan mengikuti perkembangannya. Awalnya saya mulai tertarik karena melihat Thrillernya yang berlatarkan historis korea, dan sepertinya ceritanya akan menarik karena dipenuhi oleh petualangan, perjuangan, dan dibubuhi dengan cinta, belum lagi drama ini muncul distasiun tv, saya sudah membeli versi bajakannya (hehe maklum anak SMA). namun setelah berjalannya satu episod saja, saya sudah mulai yakin akan menonton drama ini hingga akhir. Awalnya saya tergetar dengan musik-musik pengiring yang disuguhkan didalam mengiringi tiap shotnya. disana muncul kekaguman pertama saya, mengapa setiap musik itu muncul dengan shot-shot yang tepat membangkitkan emosi saya. Alur ceritanyapun mulai membuat saya resah dan terhanyut, dimana episod satu saja Antagonisnya si Lady Mishil telah muncul dan meneror kerajaan. setelah saya perhatikan Artistik dari drama ini terkesan mewah layaknya sebuah kerajaan makmur. pakaian yang digunakan beserta tempat dan latar sangat mendukung. tidak seperti beberapa drama korea historis yang pernah saya tonton sebelumnya, kostum dan tempat lebih kelihatan mewah. dari sana saya mulai yakin, ini pasti drama bagus... 

Kita ulas lagi, Dilihat dari segi Ceritanya drama ini merupakan drama historis (walau tidak sama persis dengan sejarahnya untuk pengembangan dramatisasinya) dan cerita yang disajikan sangat menarik untuk diikuti. dipertengahan cerita muncul Bidam yang seolah akan memperpanjang cerita karena ia tidak muncul sejak awal, namun kemunculan Bidam berhasil menepiskan anggapan bahwa drama ini akan berakhir panjang dan membosankan, sebab setelah Bidam muncul, cerita seolah semakin mendekati klimaksnya--berbelit namun menarik.(namun tetap saja jika dilhat episod sebelum Bidam muncul, sepertinya ia tidak akan pernah diulas dalam cerita atau sama saja bidam adalah ilham penulis skenario/sutradara yamg muncul belakangan).

Drama ini dapat dikatakan sebagai drama seri kolosal juga, karena menggunakan banyak manusia,
memiliki yang jika saya hitung lebih dari sepuluh musik intrument+Ost. dan salutnya, musik-musik itu sepertinya sudah dipersiapkan dengan sangat matang untuk drama seri tersebut.
musik-musik pada drama ini betul-betul membangkitkan emosi penonton karena memiliki irama yang bagus dan berwarna.
menilai dari akting, bisa dikatakan akting dari semua artis korea cukup baik dan terlatih. jika anda suka menonton drama-drama korea lainnya, anda bisa melihat bahwa artis-srtis mereka beracting tidak mengcewakan penonton. namun walaupun semua artis mereka beracting dengan baik, dengan adanya karekter Mishil, saya berfikir bahwa Drama ini menjadi semakin hidup karena adanya penempatan seorang artis yang sangat cocok memerankan tokoh sebagai Mishil. saya rasa jika bukan Go Hyun Jung yang memerankan karakter Mishil, Mishil tidak akan menjadi karakterjahat yang diidolakan. Bahkan setelah menonton drama ini, saya sesungguhnya lebih mengidolakan karakter si jahat ini dari pada karakter protagonisnya.

Drama ini juga berhasil dan memebuktikan bahwa "Tidak harus ada adegan seks untuk mebuat sebuah film yang bagus dan mengejutkan banyak orang". saya memperhatikan dari awal cerita, tidak ada satupun adegan ciuman didalamnya. padahal Drama korea dikenal juga dengan drama yang selalu dibubuhi dengan kontak bibir (hehe). kenyataannya sekarang tidak ada adegan itu, dan drama ini sempat membuat saya gila ketika kehilangan DVD episod 51-62.
Tanpa adegan seperti itu saya sudah tahu bahwa Bidam sangat mencintai Deokman. kenapa saya bisa tahu? karena aksi sesuai cerita yang dilakukan oleh Bidam didalam perannya.
"Bidam melakukan pemberontakan semata-mata untuk menjadi pasangan hidup Deokman bukan berkeinginan menjadi Raja..." (jadi ini adalah cerita cinta edisi maksa, seolah-olah menggambarkan bahwa apapun akan dilakukan Bidam walaupun berkhianat sekalipun untuk mendapatkan gadis yang dicintainya... ssssoooo sweeettt).
itulah mengapa sekarang saya menggilai Kim Nam Gil, karena walaupun saya tahu Bidam hanyalah tokoh fiktif belaka, tapi saya mencintai dia dalam Drama tersebut (hehehe). 

Dilihat dari segi Artistiknya, film ini memiliki artististik yang luar biasa. mulai dari kostum, tempat, properti, hingga make up dari artis-artisnya yang menawan. mereka dapat mehadirkan dari nona Mishil hingga Nyonya Mishil dengan sangat baik tanpa menhilangkan kesan cantik dan sombong diwajahnya.

Setiap shot yang diambil memiliki maksud didalam cerita, terutama yang saya ingat shot ketika Lady Mishil selesai bicara kamera yang zoom in perlahan, menunjukan bahwa lady mishil sedang berfikir, dan arti dari setiap track yg digunakan saat adegan didalam ruangan... dimaksudkan untuk memperlihatkan ketegangan suasana...

Ending drama ini tidak berakhir bahagia dan menguras banyak air mata saya sehingga waktu menontonnya di Dvd, saya sering tidak puas dan mengulangnya kembali, terkadang saya memikirkan sendiri ending yang baik untuk mereka (bidam dan deokman T_T) pada kenyataanya sequeen akhir didrama ini meluluhkan banyak hati wanita (hehe). walaupun saya tidak puas terhadap endingnya, saya merasa cukup terhipnotis dengan ending seperti itu. (Applause untuk penulis skenrio dan sutradara). yang jelas masih ada pelajaran yang dapat diambil dari ending yang tragis seperti itu.

namun kembali ke kritik cerita, film ini terlalu banyak sub plotnya sehingga kadang tidak fokus pada plot utama. (jadi waktu saya nonton di Dvd banyak saya percepat juga, apalagi kalau mengulas masalah pejabat-pajabat kerajaan yang durasi dialognya cukup lamaaa. yah, itu mungkin memang disengaja untuk memperpanjang cerita. biar bisa jadi 62 episod... ckckckc..)

Drama seri ini sungguh menginspirasi saya. saya bahkan sudah memikirkan sebuah drama historis Indonesia sesuai adat dan budaya kita seusai menonton drama ini. saya ingin sekali berpatokan terhadap cara-cara pembuatan film dalam drama ini mulai dari shot, musik, hingga artistik. kalau masalah ide, bukankah kita punya banyak sejarah menarik yang dapat diangkat (saya mengagumi sebuah sejarah hidup seorang raja di Indonesia, semoga saya bisa memfilmkannya nanti.. hehehe) apakah anda terinspirasi juga?



Jumat, 15 April 2011

Ide itu Mahal karena datangnya dari Tuhan

Saya berfikir, ketika membuat blog ini bahwa nanti saya dapat menuliskan banyak ide cerita saya disini, menuliskan banyak sinopsis cerita saya di dalam sebuah blog dan berfikir bahwa suatu hari nanti siapa tahu akan ada seorang sutradara yang tertarik terhadap ide saya dan menjadikan saya rekan kerjanya. namun ketika saya mengikuti sebuah perkuliahan Produksi, dosen saya mengatakan jangan sekali-sekali anda menaruh Ide cerita anda kedalam sebuah forum diskusi atau semacam sarana internet umum yang dapat menyebarkan berita dengan cepat, ternyata seorang senior saya pernah melakukan hal tersebut dan idenya dicuri tanpa pertanggung jawaban apapun terhadap dirinya. mendengar hal itu saya segera menghapus entri pertama yang saya tulis mengenai salah satu sinopsis cerita cinta berdurasi panjang yang sempat saya terbitkan di blog ini.

Saya memang sorang pengarang amatir, bukannya saya sombong terhadap cerita saya, tetapi karena saya tidak ingin ide saya dicuri orang lain.

sebenarnya sewaktu SMP saya pernah kecurian ide juga, jadi pada waktu itu, sebuah reality show cinta mengadakan semacam seyembara, bagi siapa yang dapat memberikan ide untuk acara mereka, maka akan dikirimi hadiah menarik. saya kemudian mengirimi ide saya untuk mereka via SMS yang tertuju pada acara mereka. kemudian mereka membalas bahwa ide tersebut telah diterima.
saya kemudian menunggu konfirmasi dari mereka, namun karena tidak ada kejelasan maka saya fikir ide saya tidak diterima. namun lebih dari satu bulan kemudian, relity show tersebut menayangkan sebuah tayangan yang konsepnya secara garis besar adalah milik saya. hanya ada beberapa property dan peralatan yang saya usulkan mereka ganti karena sepertinya terlalu mahal. intinya, ide dan tema dari tayangan kali itu sama persis dengan yang saya kirimkan untuk mereka. namun mereka tidak mengabari saya apapun, apalagi untuk memberi saya hadiah,.. disana timbul kekecewaan saya, bukan hadiahnya yang saya sayangkan, namun betapa liciknya pikiran dari tim kreatif mereka. karena itu sama saja mencuri, mereka mengubah sedikit property yang saya usulkan kemudian mengklaim bahwa itu adalah ide mereka dengan cara tidak memberi tahu saya sedikitpun mengenai ide yang mereka gunakan.

saya waktu itu tidak bisa berbuat apa-apa. toh ide itu belum dihak cipta (betul kan). namun setelah saya diingatkan kembali ke memori itu saya menjadi sedikit trauma. saya tidak bisa memberikan ide saya sembarangan.

ketika saya mengikuti kelas Penyutradaraan, lagi-lagi sebuah ide yang menjadi sasaran penentuannya,        "ide yang terpilih dapat menentukan sutradara (boleh diri sendiri atau orang lain) atau bagian dari krunya,"
itulah kira-kira kalimat yang tertera dipengumuman untuk kelas tersebut.

ketika saya mencoba mencari tahu sebuah kabar mengenai kontes indie movie, lagi-lagi saya dihadapkan oleh seperti kalimat dikelas penyutradaraan, "pemenang yang ide dan ceritannya terpilih boleh menentukan memilih buat film dengan cara sendiri atau buat film dengan artis (dengan kata lain jadi pemimpin film/sutradara dan semua kita atur atau jadi kru dengan pemain profesional).

kalau difikir-fikir, sebuah handycam saja saya tidak mampu membelinya kalau tanpa uang orang tua saya. bayangkan berapa harga kamera seluloid atau kamera-kamera yang digunakan untuk membuat sebuah film?? atau berapa harga software asli beserta komputer tercanggih yang bersertifikat untuk mengedit sebuah film?? namun jika anda memiliki itu tapi tidak memiliki ide, hal tersebut percuma saja. mereka adalah bagian penunjang utama dari pembuatan film tetapi kita harus memiliki bagian intinya terlebih dahulu... yaitu IDE. dengan alat-alat hebat tersebut anda tidak akan ditawarkan sebagai sutradara. tetapi masih ide juga yang menjadi tolak ukur untuk menentukan anda sebagai pemimpin pembuatan film tersebut. anda bisa fikirkan betapa mahalnya ide itu kan?? karena ide datangnya bukan dari tangan manusia, melainkan dari sebuah pemikiran yang diilhami kepada kita dari tuhan.

"seorang sutradara atau penulis skenario tidak dapat membuat film secara terus menerus. karena ide muncul tiba-tiba dan tidak dapat diproduksi seperti memperoduksi barang. jika ada sutradara yang istirahat membuat film, itu bukan karena mereka jenuh membuat film tetapi karena mereka sedang memikirkan ide baru". itu yang dikatakan oleh dosen Produksi saya.

Jadi, intinya dari semua yang saya tulis kali ini adalah, blog ini adalah berisi informasi yang saya temukan, namun semoga dengan adanya blog ini, memberikan inspirasi dan informasi untuk anda seputar mengenai seni dan khususnya edukasi film untuk anda.

"saya memang pengarang amatir, namun semoga informasi yang saya berikan memberikan inspirasi untuk anda. sisanya, anda yang menentukan apakah inspirasi tersebut dapat menjadi ide untuk karya-karya seni anda :) "