Saya berfikir, ketika membuat blog ini bahwa nanti saya dapat menuliskan banyak ide cerita saya disini, menuliskan banyak sinopsis cerita saya di dalam sebuah blog dan berfikir bahwa suatu hari nanti siapa tahu akan ada seorang sutradara yang tertarik terhadap ide saya dan menjadikan saya rekan kerjanya. namun ketika saya mengikuti sebuah perkuliahan Produksi, dosen saya mengatakan jangan sekali-sekali anda menaruh Ide cerita anda kedalam sebuah forum diskusi atau semacam sarana internet umum yang dapat menyebarkan berita dengan cepat, ternyata seorang senior saya pernah melakukan hal tersebut dan idenya dicuri tanpa pertanggung jawaban apapun terhadap dirinya. mendengar hal itu saya segera menghapus entri pertama yang saya tulis mengenai salah satu sinopsis cerita cinta berdurasi panjang yang sempat saya terbitkan di blog ini.
Saya memang sorang pengarang amatir, bukannya saya sombong terhadap cerita saya, tetapi karena saya tidak ingin ide saya dicuri orang lain.
sebenarnya sewaktu SMP saya pernah kecurian ide juga, jadi pada waktu itu, sebuah reality show cinta mengadakan semacam seyembara, bagi siapa yang dapat memberikan ide untuk acara mereka, maka akan dikirimi hadiah menarik. saya kemudian mengirimi ide saya untuk mereka via SMS yang tertuju pada acara mereka. kemudian mereka membalas bahwa ide tersebut telah diterima.
saya kemudian menunggu konfirmasi dari mereka, namun karena tidak ada kejelasan maka saya fikir ide saya tidak diterima. namun lebih dari satu bulan kemudian, relity show tersebut menayangkan sebuah tayangan yang konsepnya secara garis besar adalah milik saya. hanya ada beberapa property dan peralatan yang saya usulkan mereka ganti karena sepertinya terlalu mahal. intinya, ide dan tema dari tayangan kali itu sama persis dengan yang saya kirimkan untuk mereka. namun mereka tidak mengabari saya apapun, apalagi untuk memberi saya hadiah,.. disana timbul kekecewaan saya, bukan hadiahnya yang saya sayangkan, namun betapa liciknya pikiran dari tim kreatif mereka. karena itu sama saja mencuri, mereka mengubah sedikit property yang saya usulkan kemudian mengklaim bahwa itu adalah ide mereka dengan cara tidak memberi tahu saya sedikitpun mengenai ide yang mereka gunakan.
saya waktu itu tidak bisa berbuat apa-apa. toh ide itu belum dihak cipta (betul kan). namun setelah saya diingatkan kembali ke memori itu saya menjadi sedikit trauma. saya tidak bisa memberikan ide saya sembarangan.
ketika saya mengikuti kelas Penyutradaraan, lagi-lagi sebuah ide yang menjadi sasaran penentuannya, "ide yang terpilih dapat menentukan sutradara (boleh diri sendiri atau orang lain) atau bagian dari krunya,"
itulah kira-kira kalimat yang tertera dipengumuman untuk kelas tersebut.
ketika saya mencoba mencari tahu sebuah kabar mengenai kontes indie movie, lagi-lagi saya dihadapkan oleh seperti kalimat dikelas penyutradaraan, "pemenang yang ide dan ceritannya terpilih boleh menentukan memilih buat film dengan cara sendiri atau buat film dengan artis (dengan kata lain jadi pemimpin film/sutradara dan semua kita atur atau jadi kru dengan pemain profesional).
kalau difikir-fikir, sebuah handycam saja saya tidak mampu membelinya kalau tanpa uang orang tua saya. bayangkan berapa harga kamera seluloid atau kamera-kamera yang digunakan untuk membuat sebuah film?? atau berapa harga software asli beserta komputer tercanggih yang bersertifikat untuk mengedit sebuah film?? namun jika anda memiliki itu tapi tidak memiliki ide, hal tersebut percuma saja. mereka adalah bagian penunjang utama dari pembuatan film tetapi kita harus memiliki bagian intinya terlebih dahulu... yaitu IDE. dengan alat-alat hebat tersebut anda tidak akan ditawarkan sebagai sutradara. tetapi masih ide juga yang menjadi tolak ukur untuk menentukan anda sebagai pemimpin pembuatan film tersebut. anda bisa fikirkan betapa mahalnya ide itu kan?? karena ide datangnya bukan dari tangan manusia, melainkan dari sebuah pemikiran yang diilhami kepada kita dari tuhan.
"seorang sutradara atau penulis skenario tidak dapat membuat film secara terus menerus. karena ide muncul tiba-tiba dan tidak dapat diproduksi seperti memperoduksi barang. jika ada sutradara yang istirahat membuat film, itu bukan karena mereka jenuh membuat film tetapi karena mereka sedang memikirkan ide baru". itu yang dikatakan oleh dosen Produksi saya.
Jadi, intinya dari semua yang saya tulis kali ini adalah, blog ini adalah berisi informasi yang saya temukan, namun semoga dengan adanya blog ini, memberikan inspirasi dan informasi untuk anda seputar mengenai seni dan khususnya edukasi film untuk anda.
"saya memang pengarang amatir, namun semoga informasi yang saya berikan memberikan inspirasi untuk anda. sisanya, anda yang menentukan apakah inspirasi tersebut dapat menjadi ide untuk karya-karya seni anda :) "
Tidak ada komentar:
Posting Komentar